Selamat Datang Di iLoveIndo4 - Kumpulan Artikel Menarik Dan Unik Seputar Manca Negara Dan Dalam Negeri. Selamat Menikmati.

Wednesday, October 17, 2018

Mengutip Sejarah Tentang Nasi Goreng Yang Jarang Diketahui

iloveindo4u - Siapa masyarakat Indonesia yang tidak tahu tentang nasi goreng? Kuliner berbahan dasar nasi yang digoreng bersamaan dengan berbagai bahan seperti lauk dan sayuran ini selalu dicari wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Namun tahukah Teman Traveler bahwa penganan ini merupakan akulturasi budaya Tionghoa dengan nusantara? Berikut Ini adalah ulasan tentang sejarah nasi goreng berdasarkan dari ulasan Chef Wira Hardiansyah, traveling chef sekaligus pakar gastronomi Indonesia.


Sejak Tahun 589 Masehi Nasi Goreng Sudah Ada Di Tiongkok


Siapa sangka makanan yang dicap khas Indonesia ini merupakan perpaduan akulturasi dengan Tiongkok. Nasi goreng ternyata telah tercatat di era Dinasti Sui (589-618 M) di Kota Yangzhou Provinsi Jiangsu Timur, Tiongkok. Nasi goreng merupakan makanan semua kalangan, dijual mulai dari warung pinggir jalan sampai restoran mewah. Bahkan pada hidangan rijsttafel, cara penyajian makanan dari Belanda, menu nasi goreng pasti ada.

Berawal Dari Enggan Membuang Sisa Nasi


Sejarah nasi goreng yang berasal dari Yangzhou merupakan sajian berbahan dasar nasi dengan bawang, kecap, terkadang telur, dan bahan-bahan lainnya baik yang masih segar maupun sisa yang masih layak makan. Konon penganan ini hadir karena tidak ingin membuang makanan yang tidak habis, maka jadilah diolah menjadi satu menjadi penganan yang ternyata digemari.

Dibawa oleh Perantau dari Tiongkok


Lalu bagaimanakah nasi goreng bisa sampai ke Indonesia? Bermula dari perantau Tionghoa yang menetap di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Chef Wira Hardiansyah, ahli gastronomi Indonesia dalam seminar tentang nasi goreng di UGM beberapa waktu lalu, nasi goreng telah diperkenalkan oleh pedagang Tionghoa yang singgah di kawasan kerajaan Sriwijaya pada abad ke-10.

Menjadi Kuliner Khas dengan Rempah Indonesia


Seiring berjalannya waktu perantauan Tionghoa tersebut memasak nasi goreng disesuaikan dengan bumbu-bumbu dan cara menggoreng lokal. Kini nasi goreng di Indonesia memiliki banyak varian dengan bahan-bahan dari daerah masing-masing. Sebut saja nasi goreng Jawa, nasi goreng teri Medan, nasi goreng kambing Betawi, dan banyak lagi ragamnya.

Rupanya kuliner yang kita nikmati sehari-hari ini memiliki cerita yang cukup panjang, ya. Sejarah nasi goreng pun membuat kita makin kenal dengan kuliner di Indonesia. 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Postingan Populer