Selamat Datang Di iLoveIndo4 - Kumpulan Artikel Menarik Dan Unik Seputar Manca Negara Dan Dalam Negeri. Selamat Menikmati.

Saturday, November 3, 2018

Mobil Mobil Unik Dari Jepang Yang Tidak Ada Di Indonesia

iloveindo4u  - Negara-negara maju yang menjadi produsen mobil ternyata memiliki pabrikan mobil lokal yang memproduksi berbagai varian model berbeda dan mengekspornya ke negara lain. Salah satu negara yang produktif dalam menciptakan kendaraan roda empat ini adalahh Jepang. Mobil yang diproduksi oleh pabrikan negara ini sudah banyak digunakan di banyak negara, termasuk Indonesia. Sebagian besar mobil yang akhirnya sampai ke Indonesia tentu saja sudah melewati berbagai ujian di industri otomotif, sehingga sering kita lihat berseliweran di jalanan.

Nah, ternyata ada juga lho deretan mobil asal Jepang yang mungkin nggak kamu lihat melaju di jalanan depan rumah kamu, atau bahkan tidak pernah ada di Indonesia. Beberapa diantaranya dianggap aneh, bahkan kurang masuk akal dari segi desain. Penasaran? Yuk simak deretan mobil aneh yang ada di Jepang berikut ini:


1. Daihatsu Bee

Meskipun Daihatsu telah memproduksi becak motor untuk membawa barang sejak 1930, dan juga memproduksi mobil kecil untuk keperluan militer pada tahun 1937, Bee adalah mobil penumpang pertama yang dibangun perusahaan untuk dijual kepada masyarakat umum. Mobil itu dipasarkan dari Oktober 1951, sesaat sebelum perusahaan berganti nama dari 'Hatsudoki Seizo Co' menjadi Daihatsu. Kode model Bee adalah PCA.


2. Honda City Cabriolet

Honda City generasi pertama (Honda Jazz di Indonesia) adalah hatchback subkompak yang ditujukan terutama untuk pasar domestik Jepang. Mobil varian ini juga dipasarkan di luar negeri dan tersedia dalam sejumlah versi. Pertama kali diperkenalkan pada November 1981 itu membawa kode model AA untuk sedan, VF untuk van, dan FA untuk widetrack Turbo II dan Cabriolets. Itu dijual di saluran penjualan dealer Honda Jepang yang disebut Honda Clio. Mungkin jika tidak ada mobil varian ini, kita tidak akan pernah melihat honda jazz berseliweran di Indonesia.


3. Isuzu Vehicross

Mobil ini dijuluki sebagai 'tiket menuju surga' olelh Brian Silverstro Road dan Track Article. Mobil Isuzu Vehicross ini hanya diproduksi sebanyak 6.000 unit dan 4.000 unitny dibuat di Amerika Serikat. Awalnya, mobil ini akan difungsikan untuk medan-medan berat yang banyak ditemui di negara paman sam. Namun, sepertinya mobil ini kurang laku di pasaran. 


4. Daihatsu Basket Concept

Pada sekitar tahun 2009, mobil-mobil mini menjadi primadona di Tokyo motor Show. Salah satu yang mencoba muncul menjadi primadona adalah mobil varian Daihatsu Basket Concept ini. Jika di Indonesia, mungkin mobil ini cocok untuk masuk ke gang-gang sempit ya.


5. Honda Vamos

Menurut artikel yang dirilis oleh Sam keller tentang Autotrader, mobil ini adalah inovasi dari pabrikan asal Jepang sebagai mobil panti. Dengan spesifikasi yang ditawarkan, mobil Honda Vamos mampu melewati medan berpasir.


6. Dome Zero

The Dome Zero (童 夢 - 零 Dōmu Zero) adalah mobil sport prototipe dari DOME Co. Ltd yang dipamerkan di Auto Show ke-48 pada tahun 1978. Proyek Dome dimulai oleh Minoru Hayashi pada tahun 1975, dengan tujuan memproduksi mobil-mobil sport. menggunakan pengetahuan yang didapat dari balap mobil. Zero akan menjadi mobil produksi pertama mereka dan Dome berencana untuk memproduksi sejumlah terbatas untuk dijual di Jepang. Meskipun beberapa prototipe dan usaha untuk diproduksi massal sering dilakukan, Zero tidak pernah disetujui oleh regulator otomotif setempat untuk dijual di Jepang atau di luar negeri. Akibatnya, proyek itu tidak dapat dijalankan secara komersial dan Zero tidak pernah memasuki produksi seri.


7. Daihatsu Midget

Pada bulan Agustus 1957, DKA Midget yang asli diperkenalkan. Ini menampilkan roda tiga, satu kursi, kabin tanpa pintu, dan kemudi stang. Mesinnya adalah desain dua-silinder berpendingin udara dua langkah dari 250 cc (ZA) yang menghasilkan 8 PS (6 kW). Awal Agustus 1959 diganti dengan DSA yang lebih nyaman, yang memiliki pintu dan versi mesin ZA 10 PS (7 kW) yang lebih kuat. Kapasitas kargo maksimum juga ditingkatkan, dari 300 menjadi 350 kg (660 hingga 770 lb). [1] Ada juga versi dua dudukan yang langka (DSAP), dengan kursi penumpang diimbangi di sebelah kiri pengemudi. Ini membutuhkan kompartemen penumpang yang lebih panjang, yang dirambah di area kargo. Ada juga DSV, versi van panel.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Postingan Populer